Archive for Mei 2014

6.800 Anak SMP tak Bisa Lanjut ke SMA


        Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karawang mengungkapkan, lulusan siswa SMP belum 100 persen melanjutkan ke SMA atau sederajat. Dari 34.710 lulusan SMP, yang melanjutkan ke jenjang berikutnya hanya 78 persen. Dengan begitu, lebih dari 6.800 siswa tak bisa melanjutkan sekolah. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Karawang, Agus Supratman mengatakan, penyebab lulusan SMP banyak yang tak melanjutkan ini ada berbagai faktor. Salah satunya, rendahnya pemahamam mengenai pentingnya pendidikan. Banyak warga Karawang terutama yang hidup di peloksok, menyarankan anaknya tidak melanjutkan sekolah. Alasannya, lulusan SMP masih bisa diterima kerja di pabrik. Bahkan, gaji mereka juga hampir sama dengan karyawan lulusan SMA. Pemahaman seperti itu, perlu diluruskan. Sebab, pendidikan itu tak melulu dilihat dari nominal uang. Mengingat, pendidikan merupakan investasi yang tak ternilai harganya. Karena itu, kedepan program pendidikan akan terus di genjot. Termasuk, pengoptimalan lulusan SMP untuk melanjutkan ke SMA. Tahun ini, Pemkab Karawang mampu membebaskan biaya DSP dan SPP bagi siswa SD sampai SMA. Baik negeri maupun swasta. Khusus untuk SMA swasta, bantuan itu baru berlaku bagi siswa kelas satu. Sedangkan siswa kelas dua dan tiga, tetap membayar SPP. Untuk siswa SMA, bantuan itu senilai Rp 1 juta per orang. Sedangkan siswa SMK, sebesar Rp 1,8 juta per orang setiap tahunnya. Jadi, sekolah bisa mengklaim bantuan ke dinas sesuai dengan jumlah muridnya. Targetnya, pada 2015 mendatang semua sekolah negeri dan swasta dari SD sampai SMA biaya DSP dan SPP akan ditanggung penuh pemkab. Hal ini tentunnya untuk mendukung penuntasan wajib belajar sembilan tahun serta program pendidikan universal. Program ini, harus terealisasi 100 persen.

Kamis, 29 Mei 2014
Posted by Unknown
Diberdayakan oleh Blogger.

Pengunjung

Others

Popular Post

Labels

- Copyright © 2013 - Powered by Blogger - Designed by TIM IT OSIS -